5 Manfaat Bubuk Kakao Bagi Kesehatan Tubuh!

28 Aug 2021 by georgineesperance

Sobat Pintar!

Simak 6 manfaat bubuk kakao bagi kesehatan, satu di antaranya, dapat mengurangi tekanan darah tinggi.

Kakao diperkirakan pertama kali digunakan oleh peradaban Maya di Amerika Tengah.

Kakao diperkenalkan ke Eropa oleh penakluk Spanyol pada abad ke-16 dan dengan cepat menjadi populer sebagai obat yang meningkatkan kesehatan.

Bubuk kakao dibuat dengan menghancurkan biji kakao dan menghilangkan lemak atau mentega kakao.

Saat ini, kakao paling terkenal karena perannya dalam produksi cokelat.

Namun, salah satu penelitian mengungkapkan bahwa kakao memang mengandung senyawa penting yang dapat bermanfaat bagi kesehatan.

Dikutip dari Healthline.com, Berikut manfaat kesehetan bubuk kakao:

1. Dapat Mengurangi Tekanan Darah Tinggi

Kakao, baik dalam bentuk bubuk maupun dalam bentuk cokelat hitam, mungkin dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Efek ini pertama kali dicatat pada orang pulau Amerika Tengah yang minum kakao.

Flavanol dalam kakao dianggap meningkatkan kadar oksida nitrat dalam darah.

Flavanol dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah dan mengurangi tekanan darah.

Satu ulasan menganalisis 35 percobaan yang memberi pasien 0,05–3,7 ons (1,4–105 gram) produk kakao, atau sekitar 30–1.218 mg flavanol.

Selain itu, efeknya lebih besar pada orang yang sudah memiliki tekanan darah tinggi daripada mereka yang tidak memilikinya.

Namun, penting untuk diingat bahwa pemrosesan secara signifikan mengurangi jumlah flavanol.

Oleh karena itu, efeknya kemungkinan besar tidak akan terlihat dari rata-rata cokelat batangan.

2. Dapat Menurunkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke

Selain menurunkan tekanan darah, ternyata kakao memiliki khasiat lain yang dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Kakao kaya flavanol meningkatkan tingkat oksida nitrat dalam darah.

Flavanol melemaskan dan melebarkan arteri dan pembuluh darah Anda serta meningkatkan aliran darah.

Terlebih lagi, kakao dapat untuk mengurangi kolesterol LDL “jahat”,

Kakao memiliki efek pengencer darah yang mirip dengan aspirin.

Selain itu juga dapat meningkatkan gula darah dan mengurangi peradangan.

Sebuah tinjauan terhadap sembilan penelitian pada 157.809 orang menemukan bahwa konsumsi cokelat yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, stroke, dan kematian yang lebih rendah secara signifikan.

Dua penelitian di Swedia menemukan bahwa asupan cokelat terkait dengan tingkat gagal jantung yang lebih rendah pada dosis hingga satu porsi 0,7–1,1 ons (19–30 gram) cokelat per hari.

Namun, efeknya tidak terlihat saat mengonsumsi dalam jumlah yang lebih tinggi.

Hasil ini menunjukkan bahwa sering mengonsumsi cokelat kaya kakao dalam jumlah kecil mungkin memiliki manfaat perlindungan bagi jantung.

3. Kaya akan polifenol

Polifenol adalah antioksidan alami yang ditemukan dalam makanan seperti buah-buahan, sayuran, teh, cokelat, dan anggur.

Kakao memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk mengurangi peradangan, aliran darah yang lebih baik, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kadar kolesterol dan gula darah.

kakao adalah salah satu sumber polifenol terkaya.

Flavanol dalam kakao memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat.

Namun, pemrosesan dan pemanasan kakao dapat menyebabkannya kehilangan sifat menguntungkannya.

4. Polifenol Meningkatkan Aliran Darah ke Otak dan Fungsi Otak

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa polifenol, seperti yang ada di kakao, dapat mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif dengan meningkatkan fungsi otak dan aliran darah.

Flavanol dapat melewati sawar darah-otak dan terlibat dalam jalur biokimia yang menghasilkan neuron dan molekul penting untuk fungsi otak.

Selain itu, flavanol mempengaruhi produksi oksida nitrat, yang melemaskan otot-otot pembuluh darah.

Flavanol meningkatkan aliran darah dan suplai darah ke otak.

Salah satu studi menjelaskan menunjukkan bahwa asupan flavanol kakao setiap hari dapat meningkatkan kinerja mental pada orang dengan dan tanpa gangguan mental.

Studi ini menunjukkan peran positif kakao pada kesehatan otak dan kemungkinan efek positif pada penyakit neurodegeneratif.

Penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Namun, diperlukan lebih banyak penelitian.

5. Dapat Meningkatkan Suasana Hati dan Gejala Depresi

Kakao dapat meningkatkan suasana hati dan gejala depresi.

Efek positif pada suasana hati mungkin karena flavanol kakao, konversi triptofan menjadi serotonin penstabil suasana hati alami.

Selain itu, efek positif tersebut juga karena kandungan kafeinnya, atau sekadar kesenangan sensorik makan cokelat.

Satu studi tentang konsumsi cokelat dan tingkat stres pada wanita hamil menemukan bahwa asupan cokelat yang lebih sering dikaitkan dengan penurunan stres dan peningkatan mood pada bayi.



Artikel ini disadur dari artikel yang telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 6 Manfaat Bubuk Kakao bagi Kesehatan, Dapat Mengurangi Tekanan Darah Tinggi, https://www.tribunnews.com/kesehatan/2021/08/25/6-manfaat-bubuk-kakao-bagi-kesehatan-dapat-mengurangi-tekanan-darah-tinggi?page=4.
Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Arif Fajar Nasucha

mobile-closeKredit PintarDownload