Tingkatkan Kapasitas Usaha Melalui Strategi Marketing dan Pendanaan yang Tepat

03 Apr 2024 by Kredit Pintar., Last edit: 03 Apr 2024

Kredit Pintar sebagai aplikasi fintech lending terkemuka di Indonesia yang berlisensi, terdaftar, dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mencatatkan pertumbuhan positif di Q1 2024 dengan jumlah total peminjam Kredit Pintar sejak berdiri tahun 2017 telah berjumlah lebih dari 7 juta nasabah. Sementara itu untuk cakupan wilayah di seluruh Indonesia, pertumbuhan pinjaman di provinsi Jawa Timur, tercatat sepanjang Januari hingga Februari 2024 sebesar 11,34 persen. Sementara itu kota Surabaya sendiri  berkontribusi  23,18 persen terhadap penyaluran Pinjaman Kredit Pintar di Jawa Timur. 

Hal itu semakin memantapkan Kredit Pintar untuk memberikan dukungannya kepada para pelaku UMKM, khususnya wirausaha muda Surabaya melalui program workshop Kelas Pintar Bersama yang diinisiasi Kredit Pintar untuk meningkatkan kapasitas usaha para UMKM. 

Seperti dikemukakan oleh Puji Sukaryadi, Brand Manager Kredit Pintar dalam sambutannya kala menyapa wirausaha muda Surabaya, Sabtu (30/3) di  DK 26 Resto & Cafe Surabaya, Jalan Darmokali, Darmo, Surabaya, Jawa Timur. “Telah menjadi komitmen Kredit Pintar untuk senantiasa memberikan dukungan kepada UMKM melalui program Kelas Pintar Bersama, workshop gratis yang kami selenggarakan berisi berbagai kiat bagaimana agar kapasitas usaha para UMKM ini bisa lebih berkembang lagi dan berpeluang untuk naik ke level yang lebih tinggi,” ungkap Puji.

Dengan mengangkat tema ‘Tingkatkan Kapasitas Usaha Melalui Strategi Marketing dan Pendanaan yang Tepat’, dalam Kelas Pintar Bersama kali ini hadir sebagai narasumber yaitu Sri Andriani sebagai Ketua Komunitas UMKM Doeloer Artha Nusantara Surabaya. Ia memaparkan kepada para peserta workshop yang juga merupakan wirausaha muda Surabaya mengenai pentingnya Strategi Marketing untuk meningkatkan kapasitas usaha. “Strategi pemasaran kita lakukan sebuah sistem yang memuat berbagai relasi guna melakukan perencanaan dan untuk menetapkan harga sampai terjadinya promosi dan mendistribusikan produk yang berguna untuk memuaskan konsumen. Beberapa strategi penting yang patut diperhitungkan agar dapat memperkuat pemasaran usaha kita yaitu tentang bagaimana pemilihan tempat yang tepat, persepsi terhadap produk, SDM, pengalaman dan kemampuan khusus yang dimiliki,” papar Sri.

Selain untuk meningkatkan kapasitas usaha, Kelas Pintar Bersama diselenggarakan sebagai upaya mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Puji menandaskan, “Sejalan  dengan apa yang telah dicanangkan oleh Pemerintah dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan, Kredit Pintar mendukung penuh hal itu. Khususnya bagaimana literasi keuangan dapat menyasar generasi muda yang memiliki peran bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Di 2024 ini, Kredit Pintar akan memperluas gerakan tersebut di kota-kota seperti Kota Provinsi, Kabupaten dan Kotamadya, agar penetrasi digital dan layanan keuangan digital berjalan beriringan dengan kesiapan masyarakat, terutama generasi muda dalam memanfaatkannya.”

Literasi dan inklusi keuangan menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memastikan dampak yang merata dari pembangunan ekonomi Indonesia. Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022 yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen, naik dibanding tahun 2019 yang hanya 38,03 persen. Sementara indeks inklusi keuangan mencapai 85,10 persen meningkat dibanding SNLIK sebelumnya di tahun 2019 yaitu 76,19 persen. Meskipun terjadi peningkatan dalam lima tahun terakhir, gap perbandingan angka inklusi dan literasi yang cukup tinggi masih mengindikasikan kurangnya pemahaman masyarakat akan produk-produk layanan keuangan yang ada saat ini dan bahkan mungkin telah mereka gunakan sehari-hari.

Ditambahkan oleh R. Ary Mulyono, Head of Risk Policy & Procedure Kredit Pintar “Dengan adanya Kelas Pintar Bersama ini kami berharap generasi muda dapat lebih memahami tentang apa itu Financial Technology (FinTech) serta penerapan penggunaan produk teknologi finansial yang tepat dalam berusaha maupun dalam kehidupan sehari-hari.”

Ary juga mengungkapkan kepada peserta wokrshop, mengenai standar penagihan yang kerap kali dirasa meresahkan nasabah. Dalam hal ini oknum penagihan yang tidak sesuai prosedur. Ary menjelaskan, “Standar prosedur operasional penagihan di lapangan saat melakukan aktivitas penagihan di lapangan telah kami bekali sesuai dengan prosedur dan aturan yang sudah ditentukan oleh PT Kredit Pintar Indonesia   (Kredit Pintar), mulai dari proses awal hingga akhir penagihan. Penting juga diperhatikan bahwa tenaga penagihan kami di lapangan selalu dilengkapi dengan ID card dan surat tugas.”

Mengenai penagihan via telepon, tenaga penagihan yang resmi dari Kredit Pintar juga dibekali dengan prosedur sesuai aturan. “Seperti menginformasikan dengan benar tanggal atau hari jatuh tempo. Lalu mendengarkan pelanggan dengan baik, dilarang bicara saat pelanggan sedang berbicara atau tidak menyela pembicaraan pelanggan. Kami terapkan listen well to the customer. Hal ini menunjukkan empati kepada pelanggan yang bermasalah sehingga belum dapat melakukan pembayaran. Lalu wajib juga menggunakan pilihan kata yang tepat, tidak menggunakan kata-kata slang, tidak menggunakan jargon, serta tidak menggunakan kata-kata yang tidak sopan,” Ary menegaskan.

Berkaitan dengan literasi keuangan, selama kurun waktu dua tahun terakhir, Kredit Pintar telah melaksanakan kegiatan literasi keuangan melalui Kelas Pintar Bersama, sebanyak 23 kali yang dilakukan di 13 kota di Indonesia dengan total peserta berjumlah 1600 orang. Bahkan Kelas Pintar Bersama tak hanya menyasar kota-kota besar namun juga daerah setingkat Kabupaten.


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech berizin dan diawasi OJK yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan informasi, tips bermanfaat, serta promo menarik lainnya.

03 Apr 2024
mobile-close
Pinjam kilat 50 juta!Download