Suku Bunga Turun dan Maraknya Fintech jadi Tantangan Perbankan di 2018

08 Jan 2018 by Edwin

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) mulai tahun 2018 ini menargetkan pertumbuhan kredit perbankan nasional mencapai 10%-12%. Namun, menurut regulator masih ada sejumlah tantangan yang akan dihadapi oleh industri perbankan selain menuntut target yang terhitung tinggi tersebut.

Menanggapi hal tersebut, wakil direktur utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Herry Sidharta mengatakan makin rendahnya suku bunga menjadi tantangan untuk perbankan di Indonesia. Nggak cuma itu, pertumbuhan yang relatif singkat dari industri fintech juga jadi tantangan perbankan tahun ini.

Beliau menjelaskan, sudah ada langkah untuk menangani tantangan tersebut, seperti sejumlah strategi digitalisasi perbankan yang sudah diimplementasikan dalam beberapa bulan terakhir. Bank mulai fokus mengembangkan produk digitalnya, seperti Jenius dari BTPN, BNI Digital Banking dari BNI, dan lain lain. Produk digital yang dirilis ke masyarakat tersebut diperkirakan mampu menyediakan layanan keuangan yang up to date sesuai kebutuhan nasabah.

Layanan digital perbankan yang ada diperkirakan mampu meningkatkan pendapatan yang berasal dari Fee Based Income untuk pengganti (kompensasi) persaingan suku bunga.

Sekedar informasi suku bunga acuan terus mengalami penurunan sejak awal tahun 2017. Terakhir suku bunga acuan BI tercatat 4,25%. Rendahnya suku bunga ini turut mengerek penurunan suku bunga simpanan di perbankan yang akhirnya mempengaruhi suku bunga kredit perbankan.

Saat ini jumlah fintech yang terkait dengan industri keuangan memang cukup banyak dan akan terus tumbuh seiring berjalannya perkembangan teknologi. Seperti layanan peer to peer lending yang menyediakan pengajuan kredit secara online melalui aplikasi hingga website.

Kebanyakan Fintech P2P lending menyediakan layanan peminjaman uang untuk usaha kecil, pinjaman uang muka perumahan hingga kredit konsumsi seperti kredit gadget. Jadi, selama perkembangan teknologi mampu memudahkan masyarakat dalam pengelolaan keuangan dan meningkatkan tingkat konsumsi, harusnya perbankan dan fintech mampu bekerja sama.

mobile-closeKredit PintarDownload