Stop Beli Baju Baru! Mulai Capsule Wardrobe untuk Hemat Pengeluaranmu

30 Aug 2018 by Edwin

Setelah beli baju baru, apakah Sobat Pintar membuang/mendonasikan pakaian lama dengan jumlah yang sama dengan pakaian yang baru dibeli?

Tidak perlu dijawab dulu kok. Wajar kalau Sobat Pintar menaikkan sebelah alis sambil bertanya dalam hati, “Beli baju baru kan buat tambah koleksi. Masa yang lama malah dibuang?” Ya memang itu yang dilakukan oleh mayoritas orang. Tapi percayakah kalau semakin banyak koleksi baju malah semakin mempersulit hidup Sobat Pintar?

Oke, setuju kalau banyaknya koleksi baju akan memberi kesan segar pada outfit yang dikenakan karena ragam variasinya. Setuju juga deh kalau ada yang bilang outfit yang kece adalah tuntutan pekerjaan. Tapi apakah Sobat Pintar pernah dengar tentang Capsule Wardrobe?

Capsule wardrobe merupakan sebuah program untuk membatasi isi lemari seseorang agar memiliki gaya hidup minimalis. Tentunya, hidup minimalis akan menjauhkan seseorang dair berbagai masalah dan keribetan

Ketika mencari di Google, capsule wardrobe dijelaskan sebagai:

    • Kumpulan pakaian dan aksesoris yang hanya mencakup item penting.
    • Koleksi wajib pakaian yang harus dimiliki seseorang dan dapat digunakan dalam berbagai acara.
    • Beberapa setel pakaian, biasanya jumlahnya mulai dari 24 item yang dapat dipadu-padankan untuk menciptakan variasi outfit.

Cara membuat capsule wardrobe:

  • Ikuti project 333

Untuk permulaan, coba ikuti project 333 terlebih dahulu. Peraturan project 333 sebenarnya simpel. Selama 3 bulan Sobat Pintar hanya diperbolehkan memiliki 33 pakaian dalam lemari. Pakaian tersebut mencakup atasan dan bawahan, sepatu, serta aksesoris yang dapat dipadu-padankan dalam berbagai kesempatan. Meski terdengar seperti peraturan yang ketat beberapa item seperti baju tidur, baju santai di rumah, hingga cincin pernikahan tidak terhitung dalam jumlah ini. Yang dihitung hanya pakaian yang dipergunakan untuk keluar rumah seperti bekerja, bertemu teman, dan acara penting seperti menghadiri pernikahan.

Lalu pakaian lain dikemanakan?

Tenang, nggak perlu terlalu ekstrim dulu dalam melangkah. Untuk permulaan, simpan dulu pakaian yang tidak dipilih. Tapi ingat, simpan jauh-jauh agar tidak tergoda untuk mengenakannya. Namun, jika ingin benar-benar menekuni program ini demi hidup minimalis, pakaian yang tidak terpilih bisa disumbangkan, diberikan pada kerabat, atau dijual.

  • Lihat dan sortir

Cara untuk memilih pakaian yang masuk dalam daftar 33 item cukup mudah, kok. Keluarkan seluruh isi lemari, dan tumpuk berdasarkan jenis pakaiannya, seperti kaos santai, kemeja formal, jeans, aksesoris, dan seterusnya. Kemudian tentukan dari masing-masing jenis pakaian satu per satu yang paling disukai. Ingat, pertimbangkan agar bisa dikenakan dalam berbagai acara! Jika sudah terpenuhi 33 item, Sobat Pintar perlu menarik nafas panjang karena setelah ini merupakan langkah yang cukup berat.

  • Buat keputusan

Donasi, jual, atau buang. Dari pakaian yang tidak terpilih, Sobat Pintar perlu memutuskan mau dikemanakan pakaian tersebut. Kalau memang masih layak dipakai, Sobat Pintar bisa mendonasikannya atau menjualnya. Tapi kalau kondisinya sudah terlampau buruk sampai membuat heran kenapa masih menyimpannya dalam lemari, tentu tempat sampah jadi destinasi terakhir untuk pakaian tersebut. Memang berat melakukannya, namun ini untuk menyongsong kehidupan minimalis.


Dengan mengikuti program tersebut, paling tidak Sobat Pintar sudah menghemat uang untuk beli baju baru selama 3 bulan. Kalau bisa lebih juga lebih baik. Nah, untuk lebih memaksimalkan dampak positif dari capsule wardrobe, uang yang tersisih bisa digunakan untuk memulai pendanaan pribadi. Daripada hanya ditabung saja, dengan pendanaan Sobat Pintar bisa meraup keuntungan yang lebih besar daripada yang ditawarkan bunga deposito.


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan tips mengatur keuangan lain yang bermanfaat. Ingin mengenal Kredit Pintar lebih dekat?

mobile-closeKredit PintarDownload