Sekarang Gaji 5 Juta Kena Pajak 5%, Simak Cara Hitungnya

12 Oct 2021 by pujisukarryadi

Sobat Pintar

Beberapa waktu lalu pemerintah mengumumkan adanya Rancangan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) menjadi Undang-Undang (UU). Dengan adanya peraturan baru itu, dengan ini pemerintah menambah lapisan orang-orang yang menerima penghasilan kena pajak (PKP) sebesar 5% dari yang sebelumnya berpenghasilan hingga Rp 50 juta per tahun kini ditingkatkan menjadi maksimum Rp 60 juta pertahun.

Artinya, gaji/penghasilan sobat pintar baru akan ditarik pajaknya sebesar 5 persen oleh pemerintah jika penghasilan sampai dengan Rp 60 juta per tahun, bukan lagi Rp 50 juta seperti yang tercantum di UU PPh.

Tapi jangan sedih, karena menurut Menteri Keungan Sri Mulyani buat kamu yang memiliki penghasilan Rp 4.5 juta per bulan atau sekitar 54 juta per tahun masih dibebaskan pajak alias Penghasilan Tidak kena Pajak (PTKP).

Untuk lebih jelasnya Sobat Pintar bisa cek daftar lapisan penghasilan yang pajak berikut:

Lapisan pajak berdasarkan UU HPP:

1. Penghasilan sampai dengan Rp 60 juta kena tarif 5 persen.

2. Penghasilan di atas Rp 60 juta – Rp 250 juta kena tarif 15 persen.

3. Penghasilan di atas Rp 250 juta – Rp 500 juta kena tarif 25 persen.

4. Penghasilan di atas Rp 500 juta – Rp 5 miliar kena tarif 30 persen.

5. Penghasilan di atas Rp 5 miliar kena tarif 35 persen.


Nah buat kamu ternyata yang penghasilannya sebesar Rp 5 Juta per bulan yang kalau dihitung pertahun sejumlah Rp60 juta, Tapi yang harus Sobat Pintar ingat bahwa pemerintah mernerapkan PTKP Rp 54 juta. Jadi besaran PPh yang kamu bayar bisa disimak di rumus berikut :

Penghasilan pertahun – PTKP x 5%

Rp 60jta- Rp 54Juta = Rp 6 Juta x 5%

=Rp 300 ribu.

Jadi besaran PPH pertahun yang harus kamu bayar adalah Rp 300ribu.

Kira-kira begitu ya Sobat Pintar, supaya kamu gak bingung lagi hitung PPhnya, berikan komentarmu terkait artikel ini ya.

\

mobile-closeKredit PintarDownload