Bagaimana Jika Pinjaman Dana Online Tidak Dibayar?

09 Jul 2021 by Rindang Maulidia

Pinjaman Dana online adalah salah satu inovasi teknologi yang sangat membantu masyarakat untuk mencapai kesejahteraan hidup, khususnya bagi masyarakat yang tidak bisa menjangkau layanan perbankan. Dengan adanya pinjaman dana online, kini Sobat Pintar bisa dengan mudah mendapatkan persetujuan pinjaman dan pinjaman cepat cair.

Apa yang akan terjadi jika Sobat Pintar lalai dalam melunasi kewajiban berupa pengembalian pinjaman dana online? Simak selengkapnya di sini.

Mudahnya proses pengajuan yang disediakan layanan pinjaman dana online, terkadang membuat sekelompok oknum bertindak melawan regulasi, salah satunya adalah kasus pinjaman online tidak dibayar. Lantas, apa yang akan terjadi jika Sobat Pintar lalai dalam melunasi kewajiban berupa pengembalian pinjaman? Dalam artikel ini, Sobat Pintar akan mengenal seluk beluk pinjaman uang online, termasuk dampak apabila tidak mengembalikan pinjaman.

Pengertian Pinjaman Uang Online

Pinjaman dana online adalah jenis pinjaman yang bisa diakses secara online. Dengan adanya layanan pinjaman tersebut, maka nasabah tidak perlu datang ke bank untuk mengajukan pinjaman dan pihak penyedia pinjaman juga tidak perlu melakukan survei langsung ke tempat tinggal nasabah. Lantas, bagaimana calon nasabah bisa mengajukan produk pinjaman?

Mudah saja, karena pinjaman dana online umumnya bisa diakses melalui aplikasi dari smartphone, website, atau bahkan mobile website. Nominal pinjaman yang diberikan oleh penyedia pinjaman dana online, memang umumnya tidak sebesar yang diberikan oleh perusahaan perbankan, namun beberapa penyedia pinjaman dana online memberikan limit pinjaman sesuai dengan riwayat kredit nasabah.

Di sisi lain, dengan nominal pinjaman yang lebih kecil dibandingkan dengan yang ditawarkan perusahaan perbankan, artinya tenor yang tersedia juga lebih singkat. Kelebihan ini umumnya dimanfaatkan nasabah untuk mendapatkan dana yang digunakan untuk keperluan mendadak, misal; biaya berobat, reparasi gadget, maupun menambah modal usaha.

4 Penyedia Pinjaman Dana Online Yang Resmi di Indonesia

Banyaknya penyedia layanan pinjaman dana online di Indonesia, terkadang membuat Sobat Pintar ragu, apakah pilihan layanan pinjaman online Sobat Pintar adalah salah satu layanan yang resmi atau tidak. Berikut ini, kami merekomendasikan berbagai penyedia layanan pinjaman resmi online di Indonesia.

  1. Kredit Pintar

Kredit Pintar adalah penyedia pinjaman dana online yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Kredit Pintar memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk memeriksa riwayat pinjaman calon nasabah dalam proses pengajuan pinjaman.

Dengan Kredit Pintar, nasabah tidak membutuhkan jaminan untuk mengajukan pinjaman. Cukup isi data diri, gunakan foto KTP dan Selfie menggunakan KTP, dan proses pinjaman hanya akan berlangsung dalam waktu 3 menit. Sobat Pintar bisa memilih nominal pinjaman yang tersedia, yaitu; Rp 600.000,- , Rp 1.200.000, dan Rp 1.800.000,- . 

Masing-masing nominal pinjaman yang tersedia, memiliki tenor pinjaman selama 28 hari. Kredit Pintar melakukan pengecekan pengajuan pinjaman selama 24 jam. Ajukan pinjaman sekarang juga, melalui aplikasi Kredit Pintar yang tersedia di Play Store, atau melalui mobile website Kredit Pintar yang diakses di smartphone.

  1. Easycash

Serupa dengan Kredit Pintar, Easycash akan meminta dokumen tertentu bagi nasabah untuk mengajukan pinjaman. Plafon pinjaman yang tersedia di Easycash adalah sebesar Rp 10.000.000,- dengan tenor mulai dari 93 hingga 180 hari. Sobat Pintar bisa ajukan pinjaman Easycash melalui aplikasi yang bisa diinstall pada smartphone.

  1. Adakami

Untuk melakukan pengajuan pinjaman, Sobat Pintar bisa menginstall aplikasinya yang telah tersedia di Play Store dan App Store. Pastikan bahwa Sobat Pintar telah melalui kualifikasi umur untuk mengajukan pinjaman, yaitu berusia 21-50 tahun. Plafon yang disediakan oleh Adakami adalah sebesar Rp 400.000,- hingga Rp 2.100.000,- dengan tenor selama 14,21, dan 28 hari.

  1. Rupiah Cepat

Sobat Pintar perlu berusia minimal 18 tahun untuk mengajukan pinjaman melalui Rupiah Cepat. Selain itu, memiliki penghasilan tetap dan pekerjaan adalah salah satu syarat mutlak bagi calon nasabah untuk mengajukan pinjaman melalui Rupiah Cepat. Pinjaman Rupiah Cepat tersedia dalam pilihan nominal berikut:

  1. Rp 400.000,-
  2. Rp 1.000.000,- 
  3. Rp 1.100.000.-
  4. Rp 5.000.000

Penyebab Kredit Macet 

Kredit macet adalah sebuah kasus dimana peminjam tidak dapat melunasi pinjaman sesuai dengan tenggang waktu yang diberikan. Umumnya, dari sisi peminjam, inilah beberapa penyebab kredit macet:

  1. Dana tidak cukup untuk melunasi pinjaman.
  2. Adanya musibah yang dialami oleh peminjam sehingga menyebabkan mereka berada dalam kondisi pailit.
  3. Peminjam tidak melakukan analisa terhadap kemampuannya untuk membayar pinjaman.

Dampak Tidak Membayar Pinjaman

Bagaimana jika Sobat Pintar mengalami kredit macet dan tidak bisa membayar pinjaman yang disediakan oleh penyedia layanan pinjaman dana online? Inilah berbagai dampak apabila Sobat Pintar tidak bisa melunasi pinjaman.

  1. Terancam memiliki riwayat kredit yang buruk.
  2. Denda beserta bunga pinjaman yang kian bertambah.
  3. Terganggu oleh proses penagihan langsung yang berlangsung sewaktu-waktu.

Cara Agar Terhindar dari Kredit Macet Pinjaman Dana Online

Berbagai kemudahan pengajuan pinjaman yang ditawarkan oleh penyedia pinjaman dana online, terkadang membuat peminjamnya melalaikan kewajibannya untuk melunasi pinjaman.

Tidak seperti pinjaman online ilegal yang mendapat banyak seruan berupa ‘’pinjaman online ilegal tidak usah dibayar’’, pinjaman dana yang diajukan dari penyedia legal atau resmi, harus dilunasi. Berikut ini adalah cara agar Sobat Pintar terhindar dari kasus kredit macet.

  1. Ajukan pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Sebelum mengajukan pinjaman, lakukan perhitungan terhadap rasio pendapatan dan j umlah pinjaman yang harus dilunasi beserta jumlah cicilannya per bulan.Formula yang sering direkomendasikan oleh penasihat keuangan adalah, jangan ajukan pinjaman dengan nilai cicilan lebih dari 30% pendapatan yang dimiliki.

  1. Ajukan pinjaman untuk kebutuhan produktif

Hindari mengajukan pinjaman untuk kebutuhan konsumtif, seperti; memberi barang hanya karena ingin mengikuti tren tanpa memiliki nilai guna.Akan lebih bijaksana, apabila Sobat Pintar mengajukan pinjaman untuk kebutuhan produktif, misal; membeli gadget untuk keperluan pekerjaan, renovasi rumah, kebutuhan sehari-hari, dan biaya berobat.

  1. Pasang pengingat sebelum masa tenor berakhir.

Penting bagi Sobat Pintar untuk memasang pengingat sebelum masa tenggang pinjaman berakhir. Keterlambatan pembayaran pinjaman akan menyebabkan Sobat Pintar mendapatkan denda yang kian menumpuk. Itulah berbagai hal seputar konsekuensi apabila Sobat Pintar menghindari pembayaran pinjaman baik secara sengaja, maupun tidak.

Usahakan untuk melunasi pinjaman tepat waktu agar tidak mengalami dampaknya.

mobile-closeKredit PintarDownload