Alasan Orang Sukses Pakai Gaya Pakaian yang Sama Tiap Hari

30 Aug 2018 by Edwin

Pertanyaan singkat: berapa lama waktu yang Sobat Pintar butuhkan untuk bersiap di pagi hari? Setengah jam? Satu jam? Atau bahkan lebih? Kalau sebagian waktu digunakan untuk mengkhawatirkan outfit apa yang mau dikenakan, hari ini pasti nggak mau dipandang B aja di kantor, kan?   

Sobat Pintar pasti familiar dengan nama-nama orang sukses seperti Einstein, Bill Gates, Obama, dan Mark Zuckerberg. Jajaran nama-nama orang sukses ini memiliki satu kesamaan. Mereka sama-sama mengenakan pakaian dengan gaya sama dalam kesehariannya.

Banyak orang yang bertanya-tanya, mungkin Sobat Pintar pernah bertanya juga, kenapa para orang sukses tersebut memilih untuk mengenakan pakaian yang sama tiap hari meskipun uang bukan jadi masalah lagi bagi mereka.

Dengan kekayaan segitu, mereka bisa saja pakai baju baru tiap hari, kan?

Cara mereka dalam berpakaian bisa dikaitkan dalam gerakan capsule wardrobe, yaitu hanya memiliki sedikit pakaian dalam lemari. Tanpa banyak orang tahu, metode ini secara langsung memberi dampak positif pada keseharian mereka.  

Dampak positifnya antara lain:

  • Meminimalisir kelelahan dalam membuat keputusan

Dalam artikel yang ditulis oleh Michael Lewis untuk Vanity Fair, sewaktu masih jadi presiden Barack Obama pernah berkata:

“Saya hanya mengenakan pakaian warna biru atau abu-abu. Hal ini saya lakukan untuk meminimalisir keputusan yang saya buat. Karena saya punya banyak keputusan lain yang jauh lebih penting daripada sekadar harus pakai baju apa atau makan apa hari ini.”

Kelelahan dalam pengambilan keputusan merupakan hal yang nyata dan sudah terbukti secara psikologis. Kelelahan ini mengakibatkan pengambilan keputusan yang buruk untuk keputusan-keputusan yang akan diambil setelahnya.

  • Hemat waktu

Tiap pagi, ada waktu yang terbuang percuma untuk menentukan pakaian apa yang akan dipakai di hari tersebut. Belum lagi nantinya menunggu pujian yang tak kunjung datang dari teman kantor karena Sobat Pintar menganggap outfit hari ini begitu menakjubkan. Akhirnya Sobat Pintar mengambil jalan lain dengan mengunggah foto full-body di kaca toilet yang besar dengan hashtag #OOTD, dan masih berharap akan banyak komentar yang berisi pujian. Kegiatan ini tentunya menghabiskan waktu Sobat Pintar. Apalagi ketika sugesti “apa yang dipakai menentukan mood” sudah tertanam. Padahal waktu di pagi hari bisa lebih efektif digunakan jika tidak memiliki terlalu banyak pilihan pakaian.   

  • Pengeluaran lebih kecil

Dengan tidak mempunyai banyak variasi pakaian, tendensi untuk beli pakaian baru untuk menambah koleksi atau melengkapi pakaian yang lama cenderung lebih kecil. Dampak langsung yang bisa dirasakan adalah berkurangnya pengeluaran untuk pakaian.


Nah, dengan mengikuti gerakan capsule wardrobe, tingkat pengeluaran Sobat Pintar untuk barang-barang tipe sekunder bisa ditekan. Uang yang tersisih ini bisa dimanfaatkan untuk memulai pendanaan. Daripada uang ditabung saja dengan bunga yang cenderung kecil, lebih baik memulai pendanaan karena bisa memberi keuntungan nyata sesuai dengan jangka waktu pendanaan


Artikel ini ditulis oleh Kredit Pintar, perusahaan fintech yang memberi kemudahan dalam penyaluran pinjaman online bagi seluruh rakyat Indonesia. Ikuti blog Kredit Pintar untuk mendapatkan tips mengatur keuangan lain yang bermanfaat. Ingin mengenal Kredit Pintar lebih dekat?