4 Tempat Favorit Orang Indonesia untuk Simpan Uang, Kamu Pilih Mana?

4 Tempat Favorit Orang Indonesia untuk Simpan Uang, Kamu Pilih Mana?

4 Tempat Favorit Orang Indonesia untuk Simpan Uang, Kamu Pilih Mana?

Sebagian besar orang Indonesia merupakan warga yang gemar menabung. Kita menjadikan pepatah “sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit” sebagai jalan hidup sejak kanak-kanak. Kuatnya gaya hidup menabung membuat orang Indonesia kreatif dalam menyimpan uang. Mulai dari di bawah bantal atau kasur, di bawah tumpukan pakaian dalam lemari, hingga menjadikan kentongan sebagai tempat menyimpan uang.

Tapi itu dulu! Sekarang masyarakat Indonesia sudah jauh berkembang dan sudah mengenal berbagai macam model penyimpanan uang. Berikut berbagai tempat favorit orang Indonesia dalam menyimpan uang:


Simpan uang di celengan

Meskipun sudah banyak lembaga keuangan di Indonesia, celengan sebagai tempat simpan uang masih belum mati pamornya! Masih banyak orang tua yang menggunakan celengan untuk mengajarkan anak mereka menyimpan uang.

Ya memang aman, karena celengan biasanya disimpan di tempat tersembunyi di dalam rumah. Namun simpan uang dalam celengan masih ada risikonya, lho. Salah satunya, uang yang disimpan dalam celengan bisa rusak, apalagi kalau uang kertas. Kalau uang logam jadi pilihan disimpan dalam celengan, siap-siap cepat kehabisan tempat! Belum lagi adanya kemungkinan uang logam tersebut dinyatakan habis masa berlakunya. Uang yang disimpan jadi nggak bernilai, deh!


Simpan uang di Koperasi

Koperasi jadi salah satu lembaga keuangan yang sudah dikenal luas sejak lama. Kemudahan akses untuk mendapat layanan keuangan dari koperasi jadi salah satu faktor mengapa koperasi masih jadi pilihan dalam menyimpan uang. Dalam koperasi simpan pinjam, anggotanya juga bisa mengajukan pinjaman tanpa agunan dengan bunga flat atau relatif kecil dari pinjaman yang ditawarkan oleh lembaga keuangan lain. Tak hanya itu, dengan melakukan transaksi di koperasi (baik simpan uang maupun melakukan pinjaman), anggota koperasi bisa dapat SHU (Sisa Hasil Usaha) yang dibagikan sekali dalam setahun. Jumlahnya pun berbeda setiap anggota, tergantung besarnya uang yang disimpan maupun frekuensi dalam melakukan transaksi pinjaman uang.


Simpan uang di Bank

Bank memang sudah jadi tempat simpan uang yang konvensional bagi banyak orang. Terjaminnya keamanan dan kemudahan mendapatkan akses layanannya untuk sebagian besar daerah di Indonesia menjadikan bank sebagai pilihan utama dalam penyimpanan uang. Meski begitu, data Global Findex 2017 menunjukkan bahwa baru sekitar 48,9% orang Indonesia usia produktif yang sudah memiliki rekening bank.

Perhatian pemerintah sekarang sedang tertuju pada peningkatan jumlah penduduk Indonesia yang bisa mengakses layanan perbankan. SNLKI (Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia) menargetkan pada tahun 2019 sudah 75% masyarakat indonesia yang melek akan layanan finansial. Salah satu bentuknya adalah dengan memastikan kalau semakin banyaknya penduduk Indonesia yang memiliki rekening bank.


Simpan uang di Pendanaan P2P Lending

Hadirnya fintech di Indonesia menjadi titik terang bagi pemerintah dalam peningkatan indeks literasi keuangan Indonesia. Fintech dirasa bisa mengakselerasi usaha pemerintah dalam mencapai jumlah tersebut di tahun 2019. Tak hanya layanan pinjaman tanpa agunan yang diberikan, metode simpan uang dengan pendanaan P2P Lending juga merupakan nilai positif lain yang diberikan fintech kepada masyarakat Indonesia.

Dengan simpan uang di pendanaan P2P Lending, masyarakat tak hanya dapat jaminan keamanan dalam hal penguncian uang, tapi juga mendapat keuntungan yang lebih besar ketimbang menabung di layanan keuangan konvensional lain. Kemudahan akses melalui smartphone dan tidak adanya potongan administrasi bisa jadi poin positif lain yang menjadikan pendanaan di Fintech pilihan untuk menyimpan uang.


Fintech yang sudah dipercaya masyarakat Indonesia dalam memberikan layanan Pendanaan P2P Lending adalah Kredit Pintar. Dalam layanan simpan uang menguntungkan yang disuguhkan, Kredit Pintar menjamin keamanan dana nasabahnya. Keamanan ini semakin diperkuat karena Kredit Pintar sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Kalau bicara soal keuntungan, Kredit Pintar punya produk pendanaan sesuai dengan keinginan Sobat Pintar. Pendanaan Fleksibel sangat cocok kalau Sobat Pintar ingin mendapatkan keuntungan dengan menggunakan cadangan uang darurat. Dengan bunga 9% p.a. Sobat Pintar bisa menarik uang kapan saja. Sedangkan kalau ingin mencari keuntungan yang lebih besar dan mendapat fitur keamanan kunci uang, Pendanaan Berjangka jadi pilihan yang tepat! Bunga hingga 18% p.a. bisa didapatkan kalau Sobat Pintar mulai pendanaan berjangka dari Kredit Pintar.

Yuk, mulai pendanaan di Kredit Pintar dan buktikan proses penyimpanan uang yang simpel, aman, dan nyaman! Download aplikasi Kredit Pintar for Lender di Playstore, atau kunjungi website-nya di kreditpintar.com!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *