Tag Archives: finance

Kamu tim Belanja Bulanan atau Belanja Harian (atau belanja ketika butuh)? Dalam belanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ada pertanyaan yang terus berputar di masyarakat: mana sih yang lebih hemat, belanja bulanan atau belanja harian (atau ketika membutuhkan)? Jawabannya: belanja bulanan. Kok bisa? Kalau dilihat dari permukaan, dengan belanja bulanan Sobat Pintar bisa menghemat biaya transportasi dibandingkan belanja harian. Belanja bulanan juga meminimalisir keinginan kita untuk membeli barang yang seharusnya tidak diperlukan. Kecenderungan banyak orang nih, malu kalau belanja di swalayan dengan hanya membeli satu barang saja. Akhirnya, membeli barang lain yang nggak dibutuhkan. Tapi, bukan berarti Sobat Pintar harus benar-benar meninggalkan belanja harian. Belanja harian masih bisa dilakukan sebatas untuk memenuhi konsumsi makanan harian jika Sobat Pintar lebih memilih untuk memasak di rumah. Makanan sehari-hari harus selalu dalam kondisi fresh, kan? Nah, belanja bulanan dilakukan untuk membeli barang-barang yang bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama. Apa aja sih barang-barang…

Read more

setelah-lulus-kuliah-mau-apa

Setelah lulus kuliah adalah masa di mana banyak orang akan mengalami salah satu dilema paling besar dalam hidup: Setelah ini mau apa? Pertanyaan ini sering menghantui pikiran banyak lulusan baru. Setelah bertahun-tahun mendapat kesenangan dalam masa kuliah, seperti mendapat banyak sahabat dekat, aktif dalam event dan organisasi kampus, menemukan kekasih dalam satu fakultas… setelah lulus kuliah Kamu harus kembali berjuang dari nol. Baik cari kerja, lanjut kuliah, membangun keluarga, atau merintis usaha, Kamu perlu berjuang keras untuk mencapai impian setelah lulus kuliah. Banyak jalan yang tersedia bagi para lulusan baru. Meski demikian, tak sedikit yang masih bingung menjalani hidup setelah lulus kuliah. Malah ada yang hanya ikut-ikutan teman saja dan akhirnya tidak menemukan kebahagiaan di jalan yang dipilih. Daripada bingung dan ikut-ikutan teman saja, berikut beberapa jalan yang bisa Kamu tempuh setelah lulus kuliah: Membangun Karir sebagai Karyawan Keinginan untuk membalas jasa finansial yang dilakukan orang tua selama masa sekolah…

Read more

rayakan-valentine-dengan-pinjaman-fintech

Hari Valentine merupakan momen yang tepat untuk mempererat hubungan dengan pasangan. Sekotak coklat, seikat bunga mawar, dan paket makan malam romantis sebentar lagi akan diserbu orang-orang yang ingin merayakan Valentine dengan orang yang tersayang. Kamu nggak boleh mengabaikan momen ini! Doi pasti akan sangat senang jika Kamu memberi kejutan untuk merayakan Valentine bersamanya. Duit mepet? Tenang! Kamu masih bisa memanfaatkan pinjaman fintech untuk merayakan hari Valentine. Berikut ada beberapa cara untuk merayakan Hari Valentine yang berkesan untuk pasangan: Bagi yang punya pasangan… Valentine tentunya jadi salah satu hari yang paling ditunggu-tunggu bagi Kamu yang sudah punya kekasih hati. Ada beragam cara merayakan Valentine untuk menyenangkan si dia. Apalagi kalau sudah ada dana pinjaman fintech, Kamu nggak perlu lagi khawatir duitmu kurang untuk merayakan Valentine secara maksimal! Makan malam romantis Makan malam romantis di restoran yang diidamkan si dia bisa jadi cara merayakan valentine paling berkesan. Bisa jadi si dia punya…

Read more

cara-berhemat-mudah

Masih banyak orang yang ternyata khawatir dengan kondisi keuangannya dalam satu bulan. Meskipun gajinya terbilang cukup, masih ada pula orang yang merasa kurang saat akhir bulan datang. Apakah Sobat Pintar juga merasa demikian? Jika permasalahan ini sedang dihadapi, tandanya Sobat Pintar perlu lebih berhemat dalam hidup! Jangan khawatir! Berhemat tidak selamanya sulit dilakukan. Tantang dirimu untuk melakukan 7 cara berhemat ini dalam 7 hari! 1. Jangan mementingkan merek! Sudah jadi kebiasaan banyak orang untuk membeli barang apapun karena mereknya yang terkenal. Saat Sobat Pintar masuk ke pusat perbelanjaan, bertujuan untuk membeli barang persediaan bulanan, pasti tujuan Sobat Pintar sudah terpaku kepada barang bermerek yang biasa digunakan. Barang-barang yang dimaksud seperti bahan sembako, perlengkapan pribadi maupun pakaian. Padahal, ada barang-barang dengan merk kurang terkenal, atau tak bermerek yang harganya cenderung lebih murah. Bahkan kualitas barang tersebut tidak berbeda dengan barang yang bermerek. Cara berhemat ini akan menunjukkan kepadamu kalau menggunakan barang tanpa mementingkan merek…

Read more

penghematan-produk-digital

Paling tidak sekitar dua puluh tahun yang lalu (mungkin masih bisa dijumpai di masa sekarang), masih banyak orang yang keluar rumah di pagi hari untuk mengambil koran cetak langganan mereka. Seiring dengan perkembangan teknologi yang memudahkan arus informasi, koran cetak pun akhirnya menemui masa jenuhnya dan semakin banyak orang yang berhenti berlangganan koran cetak. Surat kabar dalam bentuk koran fisik maupun majalah cetak memang dulu sempat punya masa jaya, namun sekarang harus diakui bahwa media online mengubah preferensi masyarakat dalam perilaku konsumsi media. Bisnis berlangganan koran cetak memang tinggal menunggu ajal, namun model bisnis berlangganan masih terus hidup meskipun berganti produk, yaitu bisnis berlangganan produk digital. Tidak hanya dalam kategori media massa (New York Times), masyarakat juga berlangganan produk digital yang menyediakan layanan video-streaming (Netflix), music-streaming (Spotify) maupun media penyimpanan online (OneDrive). Contoh tersebut hanya segelintir dari banyak produk-produk digital dimana masyarakat rela mengalokasikan uangnya untuk mendapatkan akses layanan yang…

Read more

Tradisi pemberian angpao dari orang dewasa ke anak-anak.

Tahun baru Imlek pada dasarnya memang lekat dengan berbagai tradisi yang khas dan penuh makna yang mendalam. Mulai dari berbagai makanan yang dihidangkan yang memiliki arti masing-masing, tarian Barongsai yang melambangkan legenda di balik Imlek, hingga berbagai ornamen berwarna merah dan emas yang menjadi simbol keberuntungan. Dari semua tradisi tersebut, salah satu tradisi yang selalu jadi highlight perayaan Imlek adalah pemberian angpao dari orang dewasa kepada anak-anak. Tak jauh berbeda dari elemen tradisi Imlek yang lain, angpao juga memiliki makna yang dalam saat merayakan Tahun Baru Imlek. Lantas apa sih makna di balik pemberian angpao saat perayaan Imlek? Arti angpao saat Imlek Uang dalam amplop merah yang diberikan kepada anak-anak saat Tahun Baru Imlek yang biasa kita kenal dengan istilah ‘Angpao’ memiliki makna yang dalam daripada sekadar berbagi uang. Angpao atau âng-pau dalam bahasa Hokkien, atau yang dalam bahasa Mandarin disebut hóngbāo memang berarti memberikan amplop merah yang berisi harapan…

Read more

Cashless Society, Perekonomian yang Lebih Baik Tanpa Uang Tunai

“Pakai aplikasi payment X ya, biar dapat cashback.” Kalimat tersebut semakin sering terdengar seiring dengan berkemangnya cashless society dalam lingkunan perekonomian Indonesia. Transaksi non-tunai yang jadi gerakan utama dalam cashless society nampaknya mendapat berbagai respon dari masyarakat, yang mayoritasnya merespon dengan positif. Buktinya semakin banyak masyarakat yang membayar menggunakan kartu kredit maupun debit di pusat perbelanjaan, seluru tol di Indonesia sudah menggunakan e-money untuk pembayarannya, dan semakin banyak juga pedagang kaki lima yang menyediakan QR code yang bisa di-scan oleh beberapa aplikasi mobile payment. Mudahnya, cashless society hanya melibatkan beberapa komponen utama: e-money, pengguna, perusahaan maupun lembaga penyedia e-money dan pemerintah yang mengatur regulasinya. Meski demikian, cashless society bukan hanya soal peralihan uang tunai ke uang digital, atau penggunaan kartu kredit dan debit untuk melakukan transaksi. Ada lebih banyak hal yang ditawarkan dari tren transaksi non-tunai ini. Bagaimana cashless society berjalan? Di Indonesia, gerakan cashless society sebenarnya bukan hal yang…

Read more

Menuju Financial Freedom_ Hidup Tanpa Pusing Soal Uang

Kalau sewaktu-waktu kita harus membayar tagihan service kendaraan yang tak sedikit, pasti banyak yang mencemaskan kondisi keuangan kita ke depan hingga hari gajian berikutnya tiba. Harus lebih hemat makan, tidak akan nongkrong sama sekali, atau tidak akan membeli baju baru untuk sebulan ke depan! Semua pengorbanan itu kita lakukan karena ada pengeluaran yang tak terduga. Bayangkan kalau kita tidak perlu cemas akan kondisi keuangan, dan langsung membayarkan biaya service tersebut. Setelah kejadian itu, kita pun menjalani hidup seperti biasa tanpa melakukan pengorbanan pengeluaran. Bisa terbayang kan rasanya? Itulah yang dinamakan financial freedom atau kebebasan finansial. Eits! Financial freedom bukan hanya tentang ketersediaan uang darurat. Yuk lihat dalam cakupan yang lebih luas! Financial freedom bisa diartikan sebagai melakukan berbagai aktivitas tanpa mengkhawatirkan apakah saldo dalam rekening dapat mencukupi kebutuhan setelahnya. Dengan mencapai kebebasan finansial juga berarti kita bisa mengambil keputusan tanpa melibatkan uang sebagai bahan pertimbangan. Rasanya seperti orang yang punya…

Read more

Target Keuangan Inklusif 2019, Bagaimana Perkembangannya

Seperti dalam mendapatkan layanan kesehatan yang baik, mendapatkan layanan keuangan yang layak juga merupakan hak setiap orang. Orang-orang yang sudah mendapatkan akses keuangan yang mencakup layanan menabung, layanan pinjaman, asuransi dan investasi. Meski begitu masih banyak orang yang berada di luar ‘area kenyamanan’ ini. Orang-orang yang belum mendapat akses ke layanan keuangan yang layak masuk ke dalam kategori the bottom of the pyramid atau the unbanked. Kategori ini merujuk kepada tingkat keuangan inklusif Nasional. Semakin banyak orang yang tercatat belum memiliki akses keuangan yang baik, semakin rendah pula tingkat keuangan inklusif di suatu negara. Di Indonesia sendiri, pencatatan tingkat keuangan inklusif yang terakhir pada tahun 2016 yang menyebutkan angka inklusi keuangan sebesar 67,8%, meningkat dari 59,7% pada tahun 2013. Pemerintah Indonesia pun mengambil upaya dalam peningkatan angka ini dengan menetapkan target peningkatan inklusi dan literasi keuangan hingga angka 75% yang harus tercapai pada tahun 2019. Pemerintah pun optimis akan mencapai…

Read more

Apa Sih Pelajaran Yang Bisa Dipetik dari Film Keluarga Cemara?

Film Keluarga Cemara yang ditunggu-tunggu para penggemar serial TV dengan judul sama yang pernah tenar pada era 90an – awal 2000an ini akhirnya tayang di bioskop. Kisah perjuangan Abah, Emak, Euis dan Ara dalam melewati lika-liku kehidupan sebagai satu keluarga sudah bisa dinikmati mulai 3 Januari 2019 kemarin. Film remake dari sinetron legendaris ini diperankan oleh Ringgo Agusrahman sebagai Abah, Nirina Zubir sebagai Emak, Zara JKT48 sebagai Euis dan Widuri Putri Sasono sebagai Ara. Dengan konteks yang lebih modern dengan masih mempertahankan originalitas cerita, film Keluarga Cemara ini dijamin akan sukses membawa nostalgia dan menguras emosi para penontonnya! Tak hanya soal hiburan, film ini pun kaya akan nilai dan pelajaran yang bisa kita jadikan inspirasi. Berikut adalah beberapa pelajaran tentang kehidupan yang bisa dipetik dari film Keluarga Cemara: Menyikapi badai kehidupan dengan tabah Dalam film Keluarga Cemara, seperti versi sinetronnya, menceritakan kehidupan keluarga Abah yang mengalami masalah finansial serius. Mereka…

Read more

10/42