5 strategi umkm hadapi resesi

Resesi Ekonomi Ancam UMKM Saat Pandemi? 5 Strategi Ini Bisa Bantu

Bukan hanya masalah kesehatan, resesi ekonomi pun akan segera menerpa negara kita jika pandemi ini tak kunjung berakhir.

Jurang resesi ekonomi memang sudah diprediksi mengintai, bersamaan dengan mulainya pandemi Covid-19 ke Indonesia.

Menurut Investopedia, resesi ekonomi adalah kondisi dimana perekonomian di suatu negara menurun drastis akibat berkurangnya aktivitas dagang dan industri. Akibat yang akan dirasakan oleh masyarakat seperti bertambahnya usaha yang mengalami kesulitan finansial bahkan hingga gulung tikar, pemutusan hubungan kerja sepihak, dan akibat akhirnya makin tinggi tingkat pengangguran dan banyaknya masyarakat yang kehilangan sumber penghasilan.

Selain berdampak pada karyawan, resesi ekonomi juga akan berdampak langsung kepada para pelaku UMKM. Hal ini disebabkan karena banyaknya masyarakat yang sudah sadar tentang resesi yang mengintai dan sudah mulai untuk berhemat dan membatasi pengeluaran secara signifikan.

Mungkin sebagian pelaku UMKM sudah mulai merasa kalau penjualan sudah berkurang sejak pandemi mulai.

Serem ya, Sobat Pintar?

Tapi gak usah panik ya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh pelaku UMKM untuk mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk, yaitu jika resesi ekonomi terjadi dan pandemi tak kunjung berakhir.

1. Efisiensi Produksi

Jika selama pandemi ini berlangsung dari laporan penjualan terlihat ada penurunan signifikan, Sobat Pintar perlu meninjau ulang pengeluaran untuk biaya produksi.

Selain mengurangi jumlah produksi, bisa juga mencari supplier dengan lokasi yang tak terlalu jauh agar menghemat biaya pengiriman.

Yang perlu diingat, Sobat Pintar perlu mempertahankan kualitas produk meskipun jumlah produksi dan penjualan berkurang. Tidak mau kan pelanggan lari karena produk yang dijual menurun kualitasnya?

2. Lakukan inovasi jika diperlukan

Kalau diperhatikan, di pasaran makin banyak inovasi produk yang menyesuaikan dengan kebiasaan baru masyarakat atau new normal yang dilakukan selama masa pandemi ini.

Sobat Pintar bisa melakukan inovasi untuk produk yang dijual. Inovasinya sendiri misalnya seperti memberikan kemasan baru yang lebih higienis, memberikan opsi produk baru yang lebih awet & tahan lama (terutama untuk makanan), atau bisa juga inovasi dalam pemasaran.

3. Fokus ke pelanggan setia

Pelanggan setia adalah kunci yang bisa mendatangkan penjualan untuk usaha Sobat Pintar. Dengan begini, Sobat Pintar perlu memberi perhatian ekstra kepada pelanggan setia karena mereka lah yang bisa menjadi pondasi pemasukan dan membuat usaha tetap bertahan jika resesi ekonomi terjadi.

Kuncinya di sini adalah layanan pelanggan yang sangat baik. Pastikan pelanggan menyukai apa yang dijual, dan buat mereka senang. Caranya, bisa memberi stimulus promo kecil-kecilan agar para pelanggan setia makin setia dengan produk yang ditawarkan. Membuat pelanggan setia senang jadi prioritas yang sangat penting selama masa resesi terjadi.

4. Manfaatkan fintech dengan bijak

Seperti yang dikutip dari halaman kompas.com, pinjaman di fintech bisa dimanfaatkan untuk pemulihan kondisi usaha.

Hal ini disebabkan karena fintech yang menyediakan pinjaman dana bisa lebih merangkul usaha-usaha kecil ketimbang bank konvensional. Jadi pelaku UMKM yang membutuhkan dana untuk menambah biaya produksi, bisa memanfaatkan pinjaman dari fintech.

Sobat Pintar perlu tetap bijak ya dalam memanfaatkan layanan fintech. Perlu mencermati dahulu bunga & tenor pinjaman yang ditawarkan oleh fintech terkait.

5. Lindungi cashflow jika resesi ekonomi terjadi

Selalu tinjau laporan laba-rugi dari waktu ke waktu. Pantau pengeluaran untuk usaha, dan jika diperlukan, pangkas beberapa pengeluaran yang dirasa memberatkan. Setelah ada penjualan dan mendapat pemasukan, sebisa mungkin perbesar porsi pemasukan tersebut untuk ditabung. Jika pandemi berakhir, tabungan itulah yang bisa Sobat Pintar gunakan untuk membangkitkan bisnis yang sudah terganggu jika resesi ekonomi terjadi.

***

Memang tidak ada strategi yang bisa menjamin UMKM 100% kebal terhadap pengaruh resesi ekonomi. Namun dengan mengimplementasikan 5 strategi di atas, Sobat Pintar bisa menjamin keberlangsungan bisnis jika resesi ekonomi terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

© 2019 PT Kredit Pintar Indonesia. All rights reserved.