produktivitas kerja di rumah

Menjaga Produktivitas Kerja Selama Work From Home

Menjaga produktivitas kerja selama work from home sama menantangnya seperti menjaga kesehatan finansial seperti yang sudah dibahas di artikel sebelumnya.

Selain menjaga diri agar tidak melakukan pemborosan saat masa kerja dari rumah, menjaga semangat kerja juga memiliki tantangan tersendiri.

Apalagi pada hari-hari pertama saat work from home. Nggak usah malu ya kalau memang lebih banyak rebahan saat pertama kali kerja di rumah! 😉

Nah, permasalahan tersebut jadi pemicu menurunnya produktivitas kerja. Padahal justru di saat seperti ini, perusahaan perlu fokus dan kinerja ekstra dari karyawan.

Lantas gimana sih cara mempertahankan produktivitas kerja selama work from home ini?

Kurangi gangguan

Bekerja di rumah memang banyak gangguannya. Misalnya televisi, kasur, cemilan, kecenderungan untuk bermain handphone atau gangguan dari anak-anak sendiri.

Supaya bisa mempertahankan produktivitas kerja, Sobat Pintar perlu menghindari gangguan tersebut.

Dimulai dari memilih tempat untuk bekerja; yang paling utama adalah jauhi kasur. Kalau Sobat Pintar bekerja di atas kasur, besar kemungkinan akan sering rebahan dan mengurangi motivasi bekerja.

Carilah tempat dimana Sobat Pintar bisa duduk dan mendapat meja yang layak yang jauh dari kasur.

Untuk cemilan, Sobat Pintar bijak-bijak sendiri dalam menaruh cemilan di atas meja kerja.

Soal anak-anak, Sobat Pintar yang sudah menjadi orang tua bisa membimbing anaknya agar tidak mengganggu selama bekerja.

Buat to-do list

Meski bekerja di rumah itu ada sisi enaknya, permasalahan yang sering muncul adalah motivasi kerja menurun yang mengakibatkan banyak tugas yang tertunda.

Kalau sudah begini, Sobat Pintar sendiri yang akan rugi nantinya karena harus mengejar kekurangan kerjaan sebelum deadline datang.

Solusi dari permasalahan ini adalah membuat to-do list harian.

Sobat Pintar bisa mulai hari dengan mencatat apa saja yang perlu dilakukan hari itu dan menempelkannya di meja kerja agar tetap termonitor.

Tetap bekerja seakan-akan ada yang mengawasi

Salah satu sebab utama menurunnya produktivitas kerja selama masa work from home adalah kebebasan dan perasaan tidak ada yang mengawasi kerjaan di tempat tinggal.

Justru persepsi ini yang menjadi akar permasalahan produktivitas Sobat Pintar menurun drastis.

Cara agar “bangun” dari cara pandang ini ada beberapa, namun harus dimulai dari niat dalam diri sendiri.

Cara pertama adalah tetap mengenakan kaos kaki dan sepatu selama bekerja di dalam rumah.

Memang apa efeknya?

Mengenakan sepatu dan kaos kaki bisa mengelabuhi otak Sobat Pintar untuk tetap menjaga produktivitas kerja. Mindset “aktif” ini muncul lantaran biasanya Sobat Pintar juga mengenakan sepatu selama bekerja di kantor.

Walaupun belum ada bukti ilmiahnya, nggak ada ruginya untuk mencoba kan? Siapa tau beneran bisa termotivasi. 😉

Cara yang lain adalah menjadwalkan meeting sehari tiga kali dengan tim satu divisi untuk sekadar menanyakan kabar atau meng-update progress.

Dengan begini Sobat Pintar memiliki dorongan untuk tetap bekerja sekaligus mendapat suasana kantor dengan sering berbincang dengan teman satu divisi.

Buat jadwal yang harus dipatuhi

Kalau biasanya saat bekerja di kantor sudah ada jam kerja yang diatur oleh perusahaan, di saat masa work from home ini memang fleksibilitas menjadi poin positifnya.

Meski demikian, fleksibilitas waktu bisa menjadi pisau bermata dua lho!

Saking santainya dan dimanjakan oleh jam fleksibel, bisa-bisa produktivitas kerja menurun dan progress kerja jadi tertunda.

Maka dari itu, Sobat Pintar bisa tetap mempertahankan jadwal di kantor dan mengaplikasikannya selama bekerja di rumah.

Seperti biasa saja, Sobat Pintar masih harus absen masuk dan keluar, masih memiliki waktu makan siang satu jam, masih mendapat waktu untuk beribadah di tengan jam kerja.

Jam kerja ini perlu Sobat Pintar patuhi supaya produktivitas kerja tidak menurun drastis walau tidak berada di kantor.

Semangat kerja dari rumah! 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2019 PT Kredit Pintar Indonesia. All rights reserved.