Menuju Ekonomi Inklusif, Kredit Pintar Bantu Edukasi Masyarakat

Bantu Capai Ekonomi Inklusif, Kredit Pintar Terus Edukasi Masyarakat

Bantu Capai Ekonomi Inklusif, Kredit Pintar Terus Edukasi Masyarakat

Jakarta Bersamaan dengan Bulan Inklusi Keuangan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Kredit Pintar Indonesia sebagai salah satu perusahaan fintech terdepan di Indonesia kembali mengedukasi masyarakat demi mencapai ekonomi inklusif di Indonesia. Kali ini perusahaan fintech peer-to-peer lending ini berkolaborasi bersama Komunitas Jendela Jakarta, sebuah komunitas yang memiliki kepedulian di bidang pendidikan untuk masyarakat, khususnya untuk anak-anak.

Dengan kolaborasi ini, Kredit Pintar dan Komunitas Jendela mengadakan acara edukasi gratis dan membagikan buku secara cuma-cuma kepada anak-anak yang dilakukan Perpustakaan Komunitas Jendela kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, pada Sabtu (20/10).

Pada kesempatan tersebut, Kredit Pintar secara sukarela memberikan pembekalan materi dasar dan pemberian buku seperti buku pelajaran, buku cerita, buku bergambar, komik, hingga buku pengetahuan umum lainnya kepada anak-anak di sana.

Vice President dari PT Kredit Pintar Indonesia Boan Sianipar menuturkan bahwa kolaborasi dengan komunitas ini bertujuan untuk mendorong pertumbuahan kualitas sumber daya manusia di Indonesia demi mencapai ekonomi inklusif di masa yang akan datang. Salah satu caranya adalah dengan cara menumbuhkan minat baca sejak dini yang dinilai penting untuk membentuk karakter anak-anak. Sehingga untuk jangka panjangnya, Kredit Pintar mampu membantu program pemerintah dalam meningkatkan target ekonomi inklusif.

“Kami ingin turut menjadi pendorong pertumbuhan masyarakat di Indonesia untuk terciptanya kualitas hidup yang lebih baik. Melalui program ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia mengenai pentingnya membaca untuk membentuk karakteristik anak-anak cerdas sebagai penerus bangsa,” ujar Boan.

Berdasarkan data dari Perpustakaan Nasional tahun 2017, frekuensi membaca orang Indonesia rata-rata hanya tiga sampai empat kali per minggu. Sementara jumlah buku yang dibaca rata-rata hanya lima hingga sembilan buku per tahun.

“Sebagai perusahaan teknologi, penting bagi Kredit Pintar juga berperan dalam membantu menciptakan minat baca terhadap anak sejak dini. Melalui acara ini, kami berharap dapat menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia untuk bermodalkan informasi untuk dirinya sendiri agar dapat menggunakan teknologi digital secara bijaksana agar dapat membuka peluang ekonomi bagi Indonesia,” tambah Boan.

Sebagai salah satu perusahaan fintech terdepan di Indonesia, Kredit Pintar turut bantu target pemerintah untuk naikkan indeks ekonomi inklusif di Indonesia.

Kredit Pintar sendiri telah terdaftar dan diawasi oleh OJK dan dirasa mampu membantu pemerintah dalam meningkatkan indeks ekonomi inklusif. Kredit pintar menawarkan pinjaman online dengan cepat, aman dan tanpa jaminan. Selain melayani pinjaman dana, customer Kredit Pintar dapat memulai pendanaan dari Rp 10,000 dengan pengembalian pendanaan (return) hingga 18% per tahun dengan jangka waktu pengembalian maksimal 12 bulan.


Artikel ini pertama kali dipublikasikan oleh:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *