Kredit Pintar Lanjut Kenalkan Fintech Lending ke Surabaya

Kredit Pintar Lanjut Kenalkan Fintech Lending ke Surabaya

Kredit Pintar Lanjut Kenalkan Fintech Lending ke Surabaya

Surabaya — Sebagai salah satu perusahaan Fintech Lending yang terdepan di Indonesia, Kredit Pintar pun turut mendukung program OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dalam meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan di Tanah Air. Maka dari itu Kredit Pintar memberikan pemahaman mengenai teknologi fintech lending kepada seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Kali ini untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai produk-produk Fintech P2P Lending, Kredit Pintar menyambangi Arek Suroboyo dalam acara yang bertema How To Reach Your Financial Goals Faster in Digital Era di Warunk Upnormal, Kamis (11/10/2018).

Dalam acara ini Bussiness Development Manager Kredit Pintar Azalea Pasaribu mengatakan bahwa Fintech Lending seperti Kredit Pintar memiliki dua tipe produk, dantaranya pinjaman dana dengan besaran Rp 500 ribu – Rp 2 juta dan pendanaan yang bisa dimulai dengan hanya Rp 10.000 dan keuntungan pendanaan (return) hingga 18 persen per tahun dengan jangka waktu pengembalian maksimal 12 bulan.

“Layanan keuangan di Kredit Pintar kami sedikan karena selama ini kalau pinjam ke bank tidak mudah, ada proses yang panjang, kadang rumit pula. Nah, tak seperti FIntech Lending yang lain, Kredit Pintar hanya memerlukan kartu identitas (KTP) lalu (pinjaman) sudah bisa diproses,” ujar Azalea.Terkait dengan produk Pendanaan P2P Azalea menyebutkan bahwa pendanaan di Kredit Pintar diklaim tergolong aman, sebab nilai NPL (Non Performing Loan) dalam pinjaman yang disalurkan masih berada di angka satu digit.“Jadi kami benar-benar memikirkan mitigasi risikonya ke depannya secara matang,” sambungnya.

Azalea melanjutkan, sejak diluncurkan pada bulan September 2017, Kredit Pintar sudah membantu penyaluran pinjaman kepada sekitar 3 juta nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia.  Di mana, Jawa Timur dinilainya masuk tiga besar sebagai penyumbang nasabah terbesar Kredit Pintar setelah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

“Nasabah Kredit Pintar semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Diharapkan dengan sosialiasi Fintech Lending seperti ini semakin banyak orang yang terbantu dengan layanan Fintech Lending yang diberikan Kredit Pintar,” katanya.

Hingga bulan September 2018, Kredit Pintar telah mencairkan dana sebesar Rp 1 triliun dengan rata-rata 3000 nasabah yang diberi pinjaman per harinya.

Azalea menyebut, mayoritas digunakan nasabah untuk kebutuhan sekolah, kebutuhan sehari-hari, hingga modal kerja dan usaha.


Artikel ini pertama kali dipublikasikan oleh:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *