Fintech P2P Lending, Gerbang Menuju Digital Paradise

Fintech P2P Lending, Gerbang Menuju Digital Paradise

Fintech P2P Lending, Gerbang Menuju Digital Paradise

Denpasar Fintech P2P Lending yang bertumbuh pesat di Indonesia dirasa dapat memberi implikasi positif terhadap perekonomian Negeri. Sebagai program rutin tahunan yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Fintech Days 2018 kali ini sampai ke pulau Dewata, Bali. Kegiatan yang juga didukung oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) memberi sosialisasi mengenai manfaat Fintech P2P Lending demi peningkatan perekonomian masyarakat.

Sebanyak 60 perusahaan fintech yang sudah terdaftar di OJK turut meramaikan OJK Fintech Days 2018 di Bali ini. Berbagai perusahaan Fintech P2P Lending terdepan seperti Kredit Pintar, BNI, TunaiKITA, KreditCepat, TokoModal, Cashwagon, RupiahPlus, dan masih banyak lagi menjadi peserta sekaligus pengisi acara dalam Fintech Days 2018 di Bali.

Selama tiga hari, 25-27 Oktober 2018 OJK mengajak perusahaan Fintech untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan, seperti sosialisasi Fintech P2P Lending di pasar tradisional, workshop untuk pelaku dan penggiat startup (coahing clinic), diskusi panel dan CEO summit.

“Dengan sinergi yang kuat antar semua pelaku kepentingan di sekotor fintech, saya yakin kita bisa benar-benar mewujudkan Indonesia sebagai sebuah Digital Paradise,” tutur Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech, OJK Hendrikus Passagi.

Dalam Fintech Days 2018 di Bali ini, OJK membawakan empat topik besar untuk dibahas dan disosialisasikan. Pertama, Fintech P2P Lending sebagai bentuk alternatif mekanisme pembiayaan yang dapat mendorong perekonomian masyarakat dan meningkatkan inklusi keuangan, terutama untuk segmen masyarakat yang selama ini belum memiliki akses ke lembaga keuangan konvensional. Kedua, mada depan dan ekosistem ekonomi digital. Ketiga, mencakup masyarakat dalam golongan “unbanked” ke dalam sistem keuangan. Keempat, tantangan dan peluang bagi para pelaku dan pendukung fintech.

Ketua Harian AFTECH Kuseryansyah mengapresiasi rangkaian acara Fintech Days 2018 di Bali ini. Pihaknya mendukung sosialisasi serupa yang membahas Fintech P2P Lending karena sosialiasi tersebut memang sedang jadi kebutuhan mendesak, baik bagi para pelaku Fintech P2P Lending, maupun bagi masyarakat sebagai pengguna layanannya.

“Sebab masih banyak masyarakat kita yang belum terlalu paham mengenai fintech, padahal industri ini dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat,” ujar Kuseryansyah.


Artikel ini pertama kali dipublikasikan oleh:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *