Sosialisasi Financial Technology Untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

Sosialisasi Financial Technology Untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

Sosialisasi Financial Technology Untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

Denpasar Perusahaan financial technology yang semakin menjamur di Indonesia dilihat Pemerintah sebagai alat untuk membantu meningkatkan indeks inklusi keuangan di Tanah Air. Data dari INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) menunjukkan bahwa industri financial technology meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar Rp25,97 triliun baik secara langsung maupun tidak langsung. Ini menunjukan bahwa industry financial technology turut berperan sebagai pendorong ekonomi secara makro di Indonesia.

Sebagai salah satu perusahaan financial technology yang bergerak di bidang peer to peer lending, Kredit Pintar ikut menyukseskan program pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Buktinya, baru-baru ini Kredit Pintar turut berpartisipasi dan menjadi salah satu sponsor utama dalam acara Fintech Days Bali 2018 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan didukung oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) pada tanggal 25 – 27 Oktober 2018 di Kuta.

Menurut Vice President PT Kredit Pintar Indonesia, Boan Sianipar Kredit Pintar yang baru mulai beroperasi sejak April 2018 saja sudah melakukan berbagai upaya dalam mendukung program pemerintah ini. Partisipasi Kredit Pintar dalam Fintech Days Bali 2018 juga sebagai bentuk upaya dalam mendukung misi dari OJK untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia sekaligus meluaskan jangkauan ke wilayah Indonesia Bagian Tengah.

“Melalui acara Fintech Days Bali 2018, Kredit Pintar ikut mendukung target OJK dalam hal mencapai inklusi keuangan hingga 75% di Indonesia. Dalam hal ini, kami ingin ikut berperan terhadap perputaran roda ekonomi di Indonesia dan menjangkau seluruh wilayah tanah air dari Sabang sampai Merauke dengan platform kami,” tutur Boan.

Kredit Pintar memang sudah banyak diketahui aktif dalam mensosialisasikan manfaat financial technology terhadap kehidupan masyarakat. Bali terhitung sebagai kota ke 14 yang dikunjungi Kredit Pintar dengan misi tersebut. Kredit Pintar sebagai salah satu sponsor utama Bali Fintech Days 2018 turut membawakan topik edukatif dan informatif mengenai layanan financial technology sebagai solusi alternatif dalam pemenuhan pembiayaan yang demokratis dan transparan.

Boan Sianipar menuturkan, Kredit Pintar memiliki program pinjaman dana cepat mulai dari Rp 500 ribu – Rp 2 juta dengan tenor 14 hari hingga 3 bulan. Sedangkan untuk Pendanaan bisa dimulai Rp 10 ribu dengan return hingga 18 persen per tahun dan jangka waktu pengembalian 12 bulan.

“Hanya perlu kartu identitas dan mendaftar di website, sudah bisa diproses dan selesai dalam 15 menit dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI)”, ujar Boan

Boan juga menuturkan, likuiditas pinjaman dana tercatat aman dengan nilai Non Performing Loan berada di angka satu digit karena memanfaatkan teknologi Big Data dan Alternative Data untuk proses mitigasi risiko.

Aplikasi pinjaman online Kredit Pintar dapat diunduh di Playstore, sedangkan Pendanaan Kredit Pintar dapat dimulai dengan mudah di website-nya.


Artikel ini pertama kali dipublikasikan oleh:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *